Analisa Psikolog Batam
Batam, 23 April 2003 10:00
Pemberitaan media massa baik cetak dan elektronik khususnya yang bernuansa pada tindak kekerasan, pornografi dan berita yang diluar batas etika berperan sangat besar dalam membentuk pribadi anak.
Peran orang tua, sekolah dan lingkungan masyarakat dalam memberikan bimbingan dan pendidikan pada anak merupakan kunci utama bagi keberhasilan dalam mendidik anak agar mereka terhindar dari sikap perilaku yang menyimpang.
Masalah itu terungkap dalam dialog interaktif yang disiarkan secara langsung oleh Radio Batam FM, Selasa malam, dengan pembicara psikolog kenamaan Batam, Bebiana Dyah dan Bambang Satrio A, wartawan Antara.
Bebiana Dyah menilai, kekerasan pada anak tidak saja tumbuh akibat dari pemberitaan media massa saja, melainkan juga dapat dilakukan oleh cerita-cerita film dan sinetron yang sekarang ini banyak ditayangkan melalui program acara televisi.
"Kondisi ini bisa menimbulkan sikap kekerasan pada anak, anak-anak cenderung meniru apa yang mereka lihat, dengar dan baca, terkadang juga bisa menimbulkan rasa takut dan anak tidak bisa berkembang, selalu terikat pada orang tua," tegasnya.
Dia juga sangat menyesalkan pemberitaan media massa, film di telvisi yang akhir-akhir ini lebih cenderung menampilkan cerita-cerita yang dalam menyelesaikan sebuah persoalan selalu melalui jalan kekerasan.
"Cerita-cerita seperti itu dan berita media massa yang mengandung unsur kekerasan memberikan dampak yang sangat luas dalam membentuk sikap pribadi anak,"ujarnya.
Media massa, kata dia, dalam konteks ini harus mampu menciptakan keseimbangan dalam penjanjian berita, tidak sekedar menampilkan fakta-fakta yang ada di masyarakat yang penuh dengan kekerasan.
Untuk menghindari dampak negatif dari media massa maka peran orang tua dalam mengontrol anak sangat diperlukan, anak-anak perlu mendapat pendampingan dan penjelasan mengenai berbagai masalah khususnya yang menyangkut pada penanaman etika secara baik dan lugas. [Tma, Ant]
Copyright © 2002-04 Gatra.com. Designed and maintenance by Gatracom. sudut
spacer
Tidak ada komentar:
Posting Komentar